Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Berindat Singkep Pesisir
Keywords:
Pengelolaan, Keuangan, Rumah TanggaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dengan sasaran masyarakat pada tingkat rumah tangga yang memiliki keterbatasan literasi keuangan. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan difokuskan pada keterampilan dasar pengelolaan keuangan rumah tangga, seperti penyusunan anggaran, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perencanaan tabungan, serta pengelolaan utang secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan keuangan serta perubahan perilaku finansial ke arah yang lebih disiplin dan terarah. Peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana, menata prioritas pengeluaran, dan menunjukkan sikap lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan keuangan. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini dinilai relevan dan berpotensi untuk direplikasi pada komunitas lain dengan karakteristik sosial dan ekonomi yang serupa.
Downloads
References
Becker, G. S. (1993). A Treatise on the Family. Harvard University Press.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Huston, S. J. (2010). Measuring Financial Literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing Management (14th ed.). Pearson Education.
Knowles, M. S. (1984). The Adult Learner: A Neglected Species (3rd ed.). Gulf Publishing.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research and Evaluation Methods (4th ed.). SAGE Publications.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
Rahmawati, F. (2021). Literasi Keuangan dan Pemberdayaan Masyarakat: Analisis Program Pelatihan Berbasis Lokal. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 13(2), 145–158.
Schicks, J. (2014). Over-Indebtedness in Microfinance – An Empirical Analysis of Related Factors on the Borrower Level. World Development, 54, 301–324.
Sina, P. (2020). Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Perspektif Ekonomi Rumah Tangga. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 28(1), 67–75.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Xiao, J. J. (2016). Consumer Financial Capability and Well-being. Journal of Family and Economic Issues, 37(2), 165–168.
Xiao, J. J., & O’Neill, B. (2018). Financial Education and Financial Capability: A Review of the International Literature. International Journal of Consumer Studies, 42(2), 220–240.





