Penguatan Ekonomi Kerakyatan sebagai Pilar Kesejahteraan Masyarakat Menengah
Keywords:
Ekonomi Kerakyatan, Kesejahteraan Masyarakat, EkonomiAbstract
Penguatan ekonomi kerakyatan merupakan strategi fundamental dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ekonomi kerakyatan menempatkan rakyat sebagai subjek utama pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta sektor ekonomi berbasis komunitas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran penguatan ekonomi kerakyatan sebagai pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik dari aspek pendapatan, kemandirian ekonomi, maupun pemerataan hasil pembangunan. Metode penulisan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menelaah berbagai konsep, kebijakan, dan praktik ekonomi kerakyatan yang berkembang di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi kerakyatan mampu memperkuat struktur ekonomi nasional dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi. Selain itu, penguatan ekonomi kerakyatan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Namun demikian, implementasi ekonomi kerakyatan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta lemahnya dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada ekonomi rakyat agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara optimal dan berkelanjutan.





